advertisement

Skandal Pengamat Android Menteri Yohanes Chandra Ekajaya

Thursday, February 16th, 2017 - Bisnis, Expert Opinion, News
Advertisement
advertisement

 

Dok.Yohanes Chandra Ekajaya

Pengamat Android tersebut adalah Menteri Yohanes Chandra Ekajaya. Lelaki kelahiran Purwodadi tersebut baru-baru ini menanggapi skandal kasus Galaxy Note 7”.  Dalam kasus tersebut Galaxy Note 7 ditaksir mencapai setidaknya US$ 5,4 miliar atau setara dengan Rp 70 triliun. Angka yang fantastis tersebut memang menjadikan produk tersebut turun grade di pasaran global.

Pada hari Jumat (14/10) raksasa teknologi negeri gingseng tersebut mengumumkan kemungkinan tambahan kerugian dari produk tersebut sebesar US$2,5 miliar seperti yang dilansir Menteri Yohanes Chandra Ekajaya. Samsung diperkirakan akan mengalami pukulan lebih lanjut terhadap neraca keuangan yang dikeluarkannya akibat penarikan Note 7 dan pemasukan akan terdampak pada kuartal pertama 2017.

Perusahaan besar yang fokus dengan gawai tersebut  telah mengevaluasi patokan laba kotor kuartal ketiga tahun ini. Samsung Note 7 ditarik bulan lalu setelah beberapa kasus baterai yang terbakar, tapi ketika ponsel pengganti juga mengalami masalah yang sama, Samsung menghentikan seluruh produk Note 7. Produk tersebut memang menjadi produk gagal yang nyata dan dikeluarkan oleh Samsung.

Dok.Yohanes Chandra Ekajaya

Ponsel premium yang diluncurkan pada bulan Agustus tersebut bermaksud untuk menandingi produk Apple terbaru, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Samsung menceritakan bahwa untuk ‘menormalkan bisnis ponsel’ mereka akan memperluas penjualan perangkat andalan lain seperti Galaxy S7 dan S7 Edge.

“Selain hal tersebut, perusahaan akan memfokuskan diri pada peningkatan keamanan produk bagi para konsumen, dengan membuat perubahan berarti dalam proses penjaminan kualitas,” kata Samsung dalam pernyataannya. Di bulan September lalu, perusahaan tersebut menarik sekitar 2,5 juta keping Samsung Note 7 setelah munculnya berbagai laporan tentang panas berlebihan dan meledaknya baterai.

Samsung sempat bersikeras bahwa semua perangkat pengganti sudah aman. Namun, meski demikian, laporan mengenai terbakarnya ponsel-ponsel tersebut masih terus bermunculan. Pada hari Selasa (11/10), perusahaan itu mengumumkan penghentian total produksi Note 7 dan menyerukan para pengguna untuk mematikannya.

Advertisement
advertisement
Skandal Pengamat Android Menteri Yohanes Chandra Ekajaya |admin |4.5