advertisement

Chandra Ekajaya Ringan, Ber-GPS DAN Sensor Detak Jantung

Friday, January 27th, 2017 - Health
Advertisement
advertisement

Chandra Ekajaya Memakai Kacamata Keren

Chandra Ekajaya menuturkan wearable device, kini kian mengerucut untuk kebutuhan yang paling pas, yakni teman saat kita beraktivitas, jika kegiatan anda lebih banyak duduk di kantor atau tidur seharian, rasanya akan sulit menemukan werable device yang sesuai”

Hal ini yang coba diperlihatkan oleh Garmin Forerunner 35. Sesuai namanya, perangkat ini merupakan wearable device untuk Anda yang gemar berlari, tidak seberat kebanyakan smartwatch dan tidak membutuhkan daya yang banyak, sehingga baterainya relatif awet untuk perangkat yang berguna ini kata Chandra Ekajaya dalam reviewnya tentang gadget ini.

Chandra Ekajaya Pakai Smartwatch

Kaya Fitur

Chandra Ekajaya menyebutkan dalam reviewnya bahwa dilihat sekilas dari desainnya, perangkat sandang ini tidak terlihat cemerlang. Bahkan ketika dibandingkan dengan seri Garmin Forerunner lain. Tidak ada display warna-warni yang disematkan padanya, ataupun material metalik glossy yang mungkin akan membuatnya terlihat “gaya” untuk dibawa kondangan.

Tapi siapa sangka di balik desain yang ‘to the point’ ini, Garmin menyediakan hampir semua fitur yang dibutuhkan para olahragawan dan petualang, termasuk di dalamnya sensor GPS, Sensor detak jantung, akselerometer, sensor bersepeda dan lain sebagainya. Dengan tingkat akurasi yang diklaim tinggi, karena nilai sensitivitas sensor yang lebih baik.

Sebagai bonus, meski bukan smart watch, karena tidak dibenamkan OS atau apapun, kita bisa mensinkronisasikan dengan smartphone yang kita miliki. Menginstal apps yang dibutuhkan, lalu sejumlah keperluan penting, semisal memperlihatkan notifikasi, mengontrol pemutar musik dan juga fitur pencarian ponsel ketika jauh dari pernagkat tetap dihadirkan dengan sempurna. Pemilihan desain yang sederhana, rasanya bukan sekedar untuk mengurangi biaya pembuatan. Tetapi lebih dari itu, juga disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk pelari, tentu saja dibutuhkan perangkat yang tidak terlalu membebani lengan. Terasa tidak ada di sana, tetapi stap melakukan apa saja.

Chandra Ekajaya Health Care

Chandra Ekajaya sangat memuji gadget ini karena desain yang sedemikian dengan pemilihan material yang cenderung ringan memberikan kenyamanan, juga tetap membawa durabilitas yang tinggi. Terutama ketika kita berhadapan dengan cairan, baik berasal dari keringat atau air hujan yang menetes. Forerunner 35 dapat mengatasi cairan-cairan itu, bahkan hingga tercelup ke dalam air hingga tekanan 5 ATM, atau sekitar 50 meter di kedalaman air.

Baterai Tahan Lama

Meskipun diciptakan untuk mereka yang aktif, Forerunner 35 tetap bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari. Pilih warna yang sesuai dengan kepribadian Anda, dengan baterai yang dibawa, perangkat ini bisa bertahan hingga 9 hari dalam sekati charging. Jarang kan kita menemukan gadget dengan kemampuan seperti ini?

Keuntungannya, selain baterai bisa bertahan lama, di bawah terik matahari, kita tidak akan kesulitan melihat tampilan layar, bahkan tanpa mengaktifkan back light nya. Kesimpulan

Dengan harga terjangkau, berada di bawah harga smartwatch dan fitnes companion lain, Garmin Forerunner 35 merupakan wearable device yang layak Anda lirik. Sensor GPS yang tertanam, dengan Heart monitor alias sensor detak jantung optikal yang bisa memberitahukan kondisi tubuh Anda secara realtime, serta kenyamanan yang diberikan menjadi poin menarik yang bisa kita dapatkan.

Advertisement
advertisement
Chandra Ekajaya Ringan, Ber-GPS DAN Sensor Detak Jantung |admin |4.5